Uniknya Upacara HUT RI di Jembatan

288
Komunitas sepeda onthel Towil Group Bantar Sentolo memperingati HUT ke-72 RI. (sri widodo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-72 di Kulonprogo, Kamis (17/08/2017), berjalan semarak. Upacara tidak hanya dilaksanakan oleh Pemkab Kulonprogo di Alun-alun Wates maupun di sejumlah kantor instansi, di kalangan masyarakat pun tidak kalah semaraknya.

Di Alun-alun Wates bertindak selaku inspektur upacara Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo. Hadir pula Muspida, anggota DPRD, tokoh masyarakat serta utusan dari sejumlah organisasi sosial dan kemasyarakatan.

Di tengah-tengah masyarakat, detik-detik proklamasi diperingati mulai dari tingkat RW, pedukuhan hingga kelompok masyarakat tertentu. Nuansa budaya sangat menonjol. Banyak kelompok masyarakat mengenakan pakaian Jawa. Juga ada yang mengenakan pakaian grup kesenian mereka.

Di lapangan Karangsari Pengasih, peserta upacara tidak sedikit yang mengenakan pakaian jathilan dan aneka jenis pakaian kesenian. Usai upacara mereka pawai keliling desa sambil membawa tumpeng robyong besar.

Baca Juga :  Kedua Matanya Tidak Bisa Melihat

Tak ketinggalan, komunitas sepeda onthel Towil Group Bantar Sentolo, mengadakan upacara di jembatan Bantar. Upacara itu terlihat cukup unik apalagi Jembatan Bantar  merupakan bangunan heritage.

Anggota komunitas ini berbaris di samping sepeda onthel. Pakaian yang mereka kenakan pun bermacam-macam, ala tentara RI zaman dulu, kejawen maupun cukup sarungan saja.

Towil merupakan pengusaha wisata minat khusus. Dia sering mengajak wisatawan asing naik sepeda onthel keliling desanya, menikmati kehidupan pedesaan.

Upacara tingkat pedukuhan dengan pakaian kejawen berlangsung pula di Mutihan Kriyanan Wates. Semua warga pria dan wanita mengenakan busana Jawa.

Penggunaan pakaian daerah tidak hanya dilakukan saat upacara. Bahkan para karyawan salah satu SPBU di Temon mengganti seragam mereka dengan pakaian kejawen saat melayani pengisian BBM.

Baca Juga :  Mudahkan Perizinan, Pemkab Segera Bangun Mal

Malam hari sebelumnya, seluruh RW mengadakan malam tirakatan untuk mendoakan para pahlawan bangsa yang telah meninggal dunia. Dalam acara ini dibacakan sambutan tertulis Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo. Malam tirakatan rata-rata disambung gelar seni serta pembagian hadiah lomba. (wid)