Universitas Terbuka Tetap Utamakan Kualitas

80

KORANBERNAS.ID – Rektor Universitas Terbuka (UT),  Prof Ojat Darojat, menegaskan sistem pembelajaran jarak jauh tetap harus mengutamakan kualitas.

Langkah tersebut ditempuh melalui penyiapan tenaga dosen yang juga berkualitas maupun infrastruktur yang tertata baik.

“Masalah utama sistem pembelajaran online adalah penyiapan acces point serta peningkatan literasi komputer dan internet,” ujarnya, Senin (20/08/2018).

Di sela-sela acara Sosialisasi Pembelajaran Daring di Kampus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Karangmalang, dia mengakui awalnya tren pembelajaran adalah tatap muka di ruang-ruang kuliah,  antara dosen dengan mahasiswa.

Seiring perkembangan zaman tren itu bergeser menjadi gabungan antara tatap muka dengan virtual. Saat ini tren itu bergeser lagi menjadi pembelajaran virtual saja.

Menurut dia, pemerintah sudah memberikan dukungan bagi penyelenggaraan pembelajaran jarak jauh, dengan tetap melihat realitas yang terjadi di lapangan.

“Universitas Terbuka mendapat tugas dari pemerintah untuk berbagi informasi serta pengalaman dengan PTN dan PTS, agar suatu saat memiliki kapasitas yang sama dengan UT,” kata dia.

Merespons tawaran tersebut, Rektor UNY Prof Sutrisna Wibawa usai menandatangani nota kesepahaman dengan UT menyatakan siap merintis pembelajaran online.

Hanya saja, pihaknya menerapkan sistem gabungan tatap muka dan online, utamanya untuk mata kuliah tertentu, bukan mata kuliah praktik.

Ini sekaligus sebagai langkah antisipasi perguruan tinggi di Indonesia menghadapi persaingan dengan perguruan tinggi asing yang menerapkan sistem online (e-learning). (sol)