Untuk Pertama Kalinya UPNVY Gelar Pemilihan Rektor

455
Dr Ir Ramli Sitanggang MT (kiri) dan Prof Dr Ir Sutanto DE A pada acara Sosialisasi dan Konferensi Pers Penjaringan Calon Rektor UPNVY Periode 2018-2022, Senin (28/05/2018). (sholihul hadi/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – Universitas Pembangunan Nasonal “Veteran” Yogyakarta (UPNVY)  untuk pertama kalinya menggelar pemilihan rektor periode 2018-2022, sejak kampus tersebut statusnya menjadi universtitas negeri pada Oktober 2014.

Memulai tahapan pemilihan, panitia mengadakan Sosialisasi dan Konferensi Pers Penjaringan Calon Rektor Periode 2018-2022, Senin (28/05/2018), di Ruang Seminar Fakultas Teknologi Mineral, Lantai 2 Gedung Arie Frederik Lasut Kampus UPN Condong Catur.

Acara diawali pembacaan agenda penjaringan bakal calon rektor oleh Ketua Panitia Pemilihan Rektor Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, Dr Ir Ramli Sitanggang MT, dilanjutkan penandatanganan oleh Ketua Senat Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, Prof Dr Ir Sutanto DE A.

Ramli Sitanggang maupun Sutanto menegaskan, pemilihan rektor kali ini diawasi langsung oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) juga melakukan pengawasan.

“Pemilihan ini merupakan pertama sejak UPN menjadi PTN, sebelumnya Rektor dipilih dan dilantik langsung oleh Menteri,” kata Sutanto.

Bakal calon rektor harus memenuhi 13 syarat di antaranya yaitu berpendidikan Doktor, bebas narkoba, dan tak pernah dipidana penjara.

Proses penjaringan Rektor di UPNVY sudah dikonsultasikan Biro Hukum dan Organisasi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) di Jakarta, dilanjutkan dengan rapat senat untuk penetapan tata tertib dan kepanitiaan pada 27 Februari 2018.

Sutanto mengatakan penetapan tata tertib yang dikeluarkan oleh Senat UPNVY tidak menambahkan atau mengurangi ayat atau pasal pada Permenristekdikti No 19 tahun 2017.

Rektor UPNVY Prof Sari Bahagiarti menyampaikan sambutan. (sholihul hadi/koranbernas.id)

Didampingi Sekretaris Panitia Pemilihan Rektor, Dr Hendro Widjanarko, lebih lanjut Sutanto menyampaikan sosialisasi pendaftaran bakal calon dilaksanakan 14 Mei – 8 Juni 2018.

Ramli Sitanggang menambahkan, apabila peserta kurang dari 4 orang maka diperpanjang dan dibuka kembali pada 25 Juni-5 Juli.

Sedangkan seleksi administrasi 25-26 Juni, penetapan bakal calon rektor oleh senat pada 9 Juli, dan pengumuman hasil penjaringan bakal calon rektor oleh senat pada 16 Juli 2018.

Penyampaian visi dan misi, serta program kerja bakal calon rektor dilakukan 10-13 Agustus 2018. Pada hari yang sama juga dilakukan penilaian dan penetapan tiga calon rektor oleh senat dalam rapat senat tertutup.

Kemudian, senat menyampaikan tiga calon rektor kepada Menristekdikti pada 14 Agustus. Proses selanjutnya yaitu sidang tertutup senat dengan agenda penetapan Rektor UPNVY pada 17-29 Sepetember 2018.

Tercatat sebanyak 18 orang dari UPNVY yang memenuhi persyaratan administrasi. Sesuai Peraturan Menteri, pemilihan rektor kali ini terbuka untuk calon dari seluruh Indonesia dan tidak harus berdomisili di Yogyakarta.

Informasi tata cara penjaringan dan penyaringan calon rektor UPNVY dapat dibaca melalui laman http://upnyk.ac.id/ atau langsung ke alamat Sekretariat Pemilihan Rektor UPNVY, Gedung Rektorat Lt 4, Jalan SWK 104 (Lingkar Utara), Condong Catur Sleman.

Saat ini, Rektor UPNVY Prof Sari Bahagiarti masa jabatannya akan berakhir Oktober 2018. Jabatan Rektor UPNVY akan diemban oleh pejabat baru yang ditetapkan dari tahapan penjaringan mulai 14 Mei-29 September 2018.

Di hadapan peserta sosialisasi, Prof Sari berpesan agar tetap menjalankan amanah Perpres No 12 Tahun 2014 untuk mempertahankan ciri khas UPN yang berjiwa bela negara, dan selalu berpedoman pada visi misi.

Hanya saja dia mengakui, masih ada permasalahan yang belum terselesaikan sejak dirinya menjabat rektor. Antara lain  terkait sumber daya manusia, aset, kualitas akreditasi, dan pemeringkatan kelembagaan.

“Siapa pun yang akan menggantikan saya kelak harus membawa UPNVY menjadi lebih maju, berkembang dan berkualitas, menjadi PTN yang disegani kualitasnya, tidak hanya di dalam negeri namun juga internasional,” tegasnya.

Dia juga berharap siapa pun nanti yang memimpin UPNVY harus mempertahankan nilai-nilai UPN selama ini yaitu disiplin, kejuangan dan kreativitas.

“Saya terus terang memimpikan UPN Veteran Yogyakarta punya kampus yang luas dan asri. Apakah kita pindah dari sini, saya titipkan ke rektor yang baru,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, hadir pula pendiri UPN Veteran Yogyakarta. Dia adalah Prof Bambang Suroto. (sol)