UP 45-Komunitas Sabang Distribusikan Bantuan untuk Korban Banjir Gunungkidul

292
Tim dari UP45 Yogyakarta dan Komunitas Sabang mendistribusikan bantuan untuk korban banjir dan tanah longsor di Desa Pacarejo, Semanu. (istimewa)

KORANBERNAS.ID—Tim dari Universitas Proklamasi 45  (UP45) Yogyakarta, Senin (4/12/2017) langsung terjun ke lokasi bencana longsor dan banjir di Gunungkidul. Tim bersama personel Solidaritas Anak Bangsa (Sabang), berkunjung ke Desa Pancarejo Kecamatan Semanu, yang merupakan salah satu wilayah paling parah tergenang banjir.

Bencana longsor yang mencederai akivitas warga sekitar terjadi pada Selasa 28 November 2017, merendam ratusan rumah di kabupaten Gunungkidul.

Kepala Desa Pacarejo, Suhadi mengatakan, tiga dusun yang terendam banjir, yakni Kuwon Kidul, Kwangen Lor dan Kwangen kidul. Ketinggian air bervariasi, mulai satu hingga tiga meter. Sampai saat ini akses jalan menuju desa tersebut belum normal seperti biasanya. Jalan aspal yang menjadi penghubung antar desa rusak sehingga masih menjadi penghambat proses distribusi sumbangan dari para relawan. Pasca banjir tiang listrik yang menjadi penerang malam masyarakat setempat juga tumbang dan belum diperbaiki kembali.

Distribusikan bantuan

Kedatangan Tim UP 45 dan Sabang dalam rangka menyalurkan sumbangan yang telah terkumpul melalui aksi sosial baik online maupun offline. Penyerahan bantuan tahap satu ini dihadiri oleh 5 orang dari Sabang dan 2 orang dari UP 45.

Selain menyumbangkan uang tunai tim relawan juga mendistribusikan beberapa barang yang berhasil dikumpulkan dari aksi sosial diantaranya peralatan sekolah, evamat, peralatan mandi, obat-obatan, lilin, pakaian, dan lain-lain.

Penyaluran sumbangan dari berbagai donator yang diamanatkan kepada tim UP 45 dan Sabang kali ini di fokuskan kepada kebutuhan sehari-hari beserta kebutuhan sekolah anak-anak yang sempat rusak karena terendam banjir. Diharapkan melalui kunjungan langsung ini dapat menjadi awal terjalinnya silaturahmi dan mampu membangkitkan jiwa sosial sehingga dapat menjadi getok tular khususnya bagi Mahasiswa UP45 dan masyarakat luas pada umumnya. (*/SM)