UP 45 Persiapkan Lulusannya Penuhi Kebutuhan Industri

279
Rektor UP 45 Ir Bambang Irjanto MBA bertukar cenderamata saat mengadakan kunjungan kerja ke Pemkab Bojonegoro Jawa Timur dan ke Perusahaan Industri Minyak dan PT Pertamina EP Cepu. (istimewa)

KORANBERNAS.ID – Jajaran rektorat Universitas Proklamasi (UP) 45 Yogyakarta, Kamis (15/02/2018), melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojononegoro Jawa Timur, Perusahaan Industri Minyak dan Gas Bumi serta PPSDM (Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia) Kabupaten Bojonegoro.

Kunjungan kerja kali ini dipimpin langsung Rektor UP 45 Ir Bambang Irjanto MBA. Turut mendampingi Syamsul Maarif ST M Eng (Wakil Rektor 2), M Ali Sukrajap MBA (Wakil Rektor 3) serta para Asisten Wakil Rektor, para Dekan dan Kepala Program Studi (Kaprodi) di lingkungan UP 45.

Sekretaris Carier Development Center (CDC) UP 45,  Niken Widyastuti, menyampaikan melalui kunjungan ini pihaknya ingin memperoleh berbagai informasi dan masukan yang berguna bagi UP 45, dalam rangka mempersiapkan lulusannya memenuhi kebutuhan sektor industri.

Hal ini penting mengingat pemerintah daerah dan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) terkait maupun Perusahaan Industri Minyak dan Gas Bumi, merupakan pengguna lulusan perguruan tinggi.

Pimpinan UP 45 Yogyakarta berdiskusi untuk menggali informasi dan masukan. (istimewa)

Asisten Wakil Rektor 1, Enda Apriani ST M Eng, menambahkan setelah memperoleh masukan serta beragam informasi dari stakeholders maka UP 45 dapat menentukan langkah-langkah ke depan, terkait dengan kompetensi lulusan yang diserap di industri kerja.

Masukan dari berbagai pihak tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk mengevaluasi kurikulum yang sekarang berjalan dan mengarah ke kurikulum berbasis KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia). Dengan begitu, pembelajaran di UP45 terjamin kualitasnya.

Wakil Rektor 2 UP 45 Yogyakarta, Syamsul Maarif ST M Eng menegaskan dengan kunjungan ini UP45 akan menyiapkan sertifikasi bagi prodi-prodi yang ada dan disesuaikan dengan kurikulum yang akan disiapkan.

“Saat ini yang akan kita siapkan adalah standar jumlah jam praktik dan pendalaman teori. Mahasiswa tidak hanya mengetahui teori ataupun praktik saja, tetapi dapat menganalisis dan memecahkan masalah sehingga output kurikulum yang kita siapkan sesuai kompetensi prodi-prodi yang ada,” papar Syamsul.

Dalam kesempatan itu, Kepala Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Bojonegoro, Setyo Priyono, berharap UP 45 menjadi universitas yang berkembang sesuai perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat. “Saya berharap lulusan perguruan tinggi dapat mewarnai masyarakat dengan karya-karya besarnya,” kata dia.

Sedangkan Edi Harto dari PT Pertamina EP Cepu menyampaikan pesan khusus untuk mahasiswa UP 45,  bahwa dunia migas tidak terbatas pada satu fakultas atau keilmuan saja.

“Industri minyak dan gas sangat complicated dan sangat memungkinkan join antara perusahaan migas, namun tetap dengan semangat dan profesional sesuai keilmuannya. Tingkatkan terus kemampuan dalam berkomunikasi, softskill, terutama kepekaan atau sensitivitas terhadap lingkungan sekitar,” kata dia. (sol)