Usia 41 Tahun, PDAM Hadapi Masalah Air Baku

161

KORANBERNAS.ID—Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Merapi Kabupaten Klaten, Minggu (09/09/2018) genap berusia 41 tahun. Perusahaan milik Pemerintah Kabupaten Klaten itu dibentuk berdasarkan peraturan daerah (perda) tahun 1977. Diusianya yang cukup tua ini, PDAM terus melakukan terobosan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dan operasional perusahaan meski di lapangan masih saja ada masalah yang mempengaruhi.

Permasalahan yang saat ini dihadapi PDAM tidak lagi kebocoran pada jaringan melainkan pemenuhan air baku. Selama ini kebutuhan air baku dari sumber mata air dan pembangunan sumur dalam.

“Air baku PDAM dari Umbul Nila di Desa Wunut Tulung, Umbul Ponggok di Ponggok Polanharjo, kemudian Umbul Jolotundo di Karanganom dan Umbul Jagalan, Umbul Lanang, Umbul Geneng dan lain sebagainya,” kata Direktur Utama PDAM Irawan Margono kepada koranbernas.id.

Mantan Kabag Hukum dan Kelembagaan PDAM itu menceritakan sebelum didirikan pada tahun 1977, Kabupaten Klaten pada tahun 1970-an menerima bantuan penyediaan air besih kepada masyarakat.

Saat itu, selain Kabupaten Klaten masih ada 4 daerah lain yang menerima bantuan serupa di antaranya Pare-pare Sulawesi Selatan, Cirebon Jawa Barat dan satu kabupaten di Jawa Timur.

Selain dari sumber mata air, PDAM juga membangun sumur dalam untuk memenuhi kebutuhan air baku. Sumur dalam tersebut  diantaranya Pamardi Karya Kelurahan Gayamprit, Kebondalem Lor Prambanan, Kokosan Prambanan, Taskombang Manisrenggo, Tegalserut dan Desa Pondok Karanganom.

Menindaklanjuti bantuan itu, Pemkab Klaten mendirikan tower air di wilayah Desa Jonggrangan Kecamatan Klaten Utara. Tidak lama berselang, Bank Dunia juga mengucurkan bantuan sehingga ditindaklanjuti dengan pendirian PDAM pada tahun 1977.

“Awal berdiri kantornya kecil sekali. Namun hingga tahun 1980-an mengalami perkembangan yang luar biasa,” ujarnya.

Perkembangan PDAM hingga sekarang dapat dilihat dari pembangunan kantor di Jalan Tentara Pelajar Kelurahan Gayamprit Kecamatan Klaten Selatan, penambangan Kantor IKK dan bertambahnya jumlah pelanggan yang menurut data hingga akhir Agustus 2018 telah mencapai 42 ribuan pelanggan.

Kantor IKK yang sudah ada saat ini menyebar di wilayah Barat meliputi Kecamatan Wedi, Karangnongko-Kemalang, wilayah Timur meliputi Kecamatan Cawas dan wilayah Utara meliputi Kecamatan Delanggu dan Jatinom. Dan sebagai puncak acara peringatan HUT ke-41 PDAM Tirta Merapi akan ditandai dengan peresmian Kantor IKK Cawas yang dijadwalkan tanggal 20 September mendatang.

Perkembangan yang demikian pesat dialami PDAM Tirta Merapi juga dipengaruhi kebijakan para direksi dan kinerja yang luar biasa seluruh karyawan. Dan yang tidak kalah pentingnya dukungan dan dorongan pemilik dalam hal ini Pemkab Klaten dan DPRD Klaten. (SM)