Wabup Beri Peringatan Guru Bersertifikasi

3338
Hj Sri Musilimatun menyerahkan sertifikasi 198 guru di Gedung Serbaguna Sleman, Kamis, (19/04/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID—Sebanyak 198 guru yang terdiri dari 97 guru non PNS dan 101 guru PNS, menerima sertifikat pendidik. Penyerahan dilakukan oleh Wakil Bupati Sleman Sri Musilimatun, di Gedung Serbaguna Sleman, Kamis, (19/04/2018) didampingi Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Sri Wantini.

Dalam laporannya Sri Wantini mengatakan untuk tahun 2017 yang mengikuti ujian sertifikasi untuk guru TK sejumlah 117. Yang lulus 61 orang. Kemudian peserta ujian sertifikasi guru SD sebanyak 185, lulus 112 guru. Peserta ujian untuk guru SMP 39 orang yang lulus 25.

Ditambahkan untuk tahapan proses sertitikasi yang dilaksanakan Kementrian Pendidikan meliputi prakondisi selama 3 bulan dan pelaporan dilakukan secara online bagi guru yang sudah ditetapkan dalam aplikasi peserta sertifikasi guru. Kemudian pelaksanaan PLPG Pendidikan dan Latihan Profesi Guru oleh perguruan tinggi penyelenggara sertifikasi meliputi presentasi laporan prakondisi, pendalaman materi, lokakarya dan praktek mengajar.

Baca Juga :  Bangunan Liar Muncul di Lokasi Landasan Pacu

Sementara Sri Muslimatun menyampaikan dengan diterimanya sertifikat berarti guru juga memperoleh hak untuk mendapatkan peningkatan  kesejahteraannya.

Namun perlu diingat, bahwa diberikannya tunjangan sertifikasi pendidik adalah untuk meningkatkan kinerja, kapasitas, dan profesionalitas guru. Ini menjadi kewajiban yang harus di penuhi. Guru pemegang sertifikat harus profesional dan memiliki komitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan. Sesuai dengan tugas pemerintah untuk mencerdaskan  kehidupan bangsa, maka menjadi tugas bersama untuk memberikan  perhatian bagi peningkatan mutu pendidikan.

Dengan menerima sertifikat ini, diharapkan guru semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, disiplin, dedikasi dan loyalitas untuk kepentingan masa  depan bangsa dan negara.

Wabup juga berharap para guru penerima sertifikat mampu menjadi motor penggerak di sekolahnya untuk membentuk lingkungan pendidikan yang sehat dan kompetitif, bukan saja bagi para guru tetapi juga siswa didiknya.

Baca Juga :  Anggota DPRD DIY Bawa Tukang Pijat Bantu Pengungsi

Dengan semakin banyak guru di Sleman ini yang telah memperoleh sertifikat pendidik, harusnya kualitas para peserta didik juga lebih baik, dengan melihat dari hasil nilai akademik, perilaku, maupun karakter siswa. Tantangan lainnya adalah adanya tuntutan dari para orang tua siswa kepada para guru yang telah bersertifikat, harus mampu meningkatkan kualitas peserta didik.

“Berbagai tantangan ini harus dijawab oleh saudara-saudara dengan kinerja,” tandas Muslimatun. (SM)