Wabup Peringatkan Pemerintah Desa Agar Bersinergi

157
Wakil Bupati Sleman, membuka Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintah Desa Kabupaten Sleman di Aula lantai III BKPP Kabupaten Sleman, Selasa (21/11/2017).(istimewa)

KORANBERNAS.ID–Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintah Desa Kabupaten Sleman dibuka oleh Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun di Aula lantai III BKPP Kabupaten Sleman, Selasa (21/11/2017). Acara tersebut akan dilaksanakan hingga Kamis 23 November 2017.

Sri Muslimatun mengatakan bahwa Pemerintah Desa di Kabupaten Sleman harus mampu mengembangkan potensi desanya dengan baik. Untuk itu, Sri Muslimatun berharap mereka bisa menjalin hubungan yang baik dengan pihak terkait.

“Di Pemerintahan Desa itu ada Kepala Desa dan BPD (Badan Permusyawaratan Desa). Ini dua serangkai dan harus bersinergi. Tidak akan terjadi tata kelola yang baik kalau tidak bersinergi,” kata Sri Muslimatun.

Sri Muslimatun menambahkan bahwa rencana pembangunan harus selalu dikoordinasikan pihak lain yaitu tokoh masyarakat dan kaum akademisi.

Baca Juga :  Harga Beras Medium Tak Terkendali

“Untuk pembangunan ini harus melibatkan 4 pilar, yaitu ada unsur pemerintah sebagai penyelenggara bersama BPD. Kemudian harus ada unsur masyarakat. Selain itu juga butuh peran pengusaha. Selanjutnya harus ada akademisi, para konseptor yang tinggal bersama Kepala Desa,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Asisten Sekretaris Daerah Bidang Administrasi, Purwatno Widodo  mengatakan bahwa Rapat Koordinasi tersebut merupakan kesempatan yang baik untuk membangun komunikasi bagi seluruh perangkat desa dengan BPD.

Menurutnya sinergitas antara Pemerintah Desa dengan BPD sangat penting untuk membangun dan mengembangkan potensi yang ada di setiap desa.

“Jika visinya Sleman  tahun 2021 akan menjadi Smart Regency, seharusnya desa juga menjadi Smart Village,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dua Bocah Penderita Hydrocepalus Ini Hanya Mampu Terbaring

Bertindak sebagai narasumber adalah Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Hukum, Mustain Aminun dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Sleman.

Acara tersebut diikuti oleh 189 peserta yang terdiri dari Camat 17 orang, Kepala Desa 86 orang, dan Ketua BPD sebanyak 86 orang. Adapun pelaksanaannya dibagi menjadi menjadi dua angkatan, yaitu angkatan pertama sebanyak 93 orang dari 9 Kecamat dan angkatan kedua sebanyak 96 orang dari 8 Kecamatan.

Setelah pelaksanaan Rapat koordinasi tersebut, diharapkan Kepala Desa dan ketua BPD memiliki persepsi yang sama, sehingga Pemerintahan Desa dapat berjalan dengan baik. (SM)