Wagub Kaget, Penambang Pasir Hanya Berbekal Secarik Kertas

53
Uu Ruzhanul Ulum sidak ke lokasi penambangan pasir di kaki Gunung Tampomas, Kabupaten Sumedang, Minggu (2/2/20). (Humas Pemprov Jabar)

KORANBERNAS.ID, SUMEDANG–Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum bersama Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan, melakukan inspeksi mendadak ke lokasi penambangan pasir di kaki Gunung Tampomas, Minggu (2/2/20). Di lokasi, Uu kaget, lantaran menjumpai puluhan perusahaan tambang yang beraktivitas, tidak mengantongi izin.

Kang Uu, demikian ia kerap disapa, mengatakan, dari sejumlah pengakuan pekerja yang dikorek keterangannya, perusahan tempat mereka bekerja sudah mengantongi izin, tapi baru sampai tingkat kabupaten. Sedangkan izin dari provinsi belum mereka miliki. Maka dengan tegas, Wagub Uu meminta segala aktivitas mereka dihentikan, hingga izin dari Pemda Provinsi terbit.

“Saya lihat kondisinya sudah rusak. Tapi yang ironis, penambang di sini tidak memiliki izin. Tadi saya ke sana melihat tidak ada izin. Hanya ada secarik kertas,” ungkap Kang Uu. 

Uu yang dijuluki Panglima Santri, meminta Wabup Erwan agar memerintahkan Satpol PP setempat menyegel alat berat yang ada di lokasi.

Ia juga meminta masyarakat tak segan melapor, jika mendapati ada aktivitas penambangan yang sekiranya ilegal. Menurutnya, penambangan ilegal terjadi tidak hanya di Sumedang.

“Untuk itu saya minta bantuan dari masyarakat, seandainya ada penambangan yang ada di sekitar tolong cek izinnya. Lapor kepada kami, demi kebaikan kita semua. Demi kebaikan Jawa Barat. Khususnya untuk lingkungan hidup,” katanya tegas.

Wakil Bupati Erwan Setiawan mengatakan, akan menghentikan semua aktivitas pertambangan illegal di sana.

”Kita hentikan semua aktivitas yang tidak berizin. Kita tarik, kita lihat bersama ada berapa puluh truk di sana, ada berapa backhoe di sana sedang melakukan kegiatan. Padahal izinnya sama sekali tidak ada. Yang bertanggung jawabnya pun tidak ada, yang punya lokasinya tidak ada. Tadi hanya yang jaga saja,” kata Erwan. (*)