Wah, Daftar Laporan Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang Makin Panjang

215
Begini kondisi jalan berlubang di Baturetno Bantul. Daftar kecelakaan akibat kerusakan jalan makin panjang. (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Sungguh kontras pemandangan ini, antara baliho besar di depan Pasar Ngipik Baturetno dengan kondisi jalan.

Pada baliho itu tampak foto Bupati Bantul dengan wajah senyum mengajak warga belanja di pasar tradisional.

Sementara kondisi jalan kabupaten yang tepat berada di depan pasar tersebut rusak parah. Berlubang di kanan kiri, bahkan sampai tengah. Lubangnya pun cukup dalam untuk ukuran kendaraan.

“Daftar laporan yang sampai ke saya semakin panjang. Dari sepeda, sepeda motor hingga kendaraan roda empat. Yang kecelakaan, luka-luka, hingga kerusakan parah kendaraannya,” ungkap H Setiya, anggota DPRD Bantul, Kamis (01/02/2018).

Anggota dewan asal Baturetno itu lebih lanjut mengatakan, dirinya sudah melaporkan kondisi tersebut sejak setahun lalu. Beberapa media lokal juga sempat memberitakan.

Kemudian, Pemerintah Kabupaten Bantul sudah menambal beberapa bagian yang berlubang. “Belum diperbaiki keseluruhan. Hanya nambal saja sehingga kini sudah rusak parah lagi,” kata dia.

Baca Juga :  Buaya Temuan Warga Dilepas dari Kandang

Legislator asal PKS ini juga sudah mengusulkan agar Pemda Bantul memiliki skema anggaran pemeliharaan jalan yang tidak terikat ruas tertentu.

Sehingga, kapan dan di mana pun ada kerusakan bisa langsung ditangani. Inilah wujud pelayanan pemerintah kepada rakyat yang selama ini berkontribusi membayar pajak.

“Saya meyakini Pak Bupati ingin sekali memberikan pelayanan terbaik, melalui visi Bantul Sehat Cerdas dan Sejahtera. Salah satunya dengan infrastruktur yang memadai, sehingga terjadi pertumbuhan dan distribusi ekonomi,” tambahnya.

Namun demikian dia tidak mengetahui persoalannya ada di mana mengingat DPRD selama ini juga sudah memberikan support alokasi anggaran yang cukup bagi pembangunan.

“Saya berharap kondisi ini bisa segera direspons dengan cepat. Biasanya warga mengeluhkan, telat bayar pajak sehari saja didenda. Ini jalannya rusak dibiarkan bertahun-tahun,” tambahnya.

Baca Juga :  Warga  Terdampak NYIA Demo Gugat PLN

Sekretaris Umum Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bantul ini memperkirakan kondisi jalan seperti ini tidak hanya terjadi di ruas Pasar Ngipik. Namun juga di banyak ruas jalan kabupaten yang lain.

“Kami berharap OPD terkait dapat lebih proaktif memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sesuai dengan apa yang diharapkan Pak Bupati dan juga warga Bantul,” pinta dia.

Akses jalan yang aman dan nyaman sangat mendukung aktivitas ekonomi, jual beli di pasar ataupun aktivitas lain seperti ke kantor, sekolah, tempat kerja.

Sebagai tambahan, di samping pasar Ngipik terdapat Kantor BPBD Banguntapan. Terdapat mobil pemadam kebakaran. Apabila terjadi keadaan darurat, mobil pemadam mengalami penundaan perjalanan karena terhambat lubang-lubang di jalan tersebut. (sol)