Wah..Pelajar di Sleman Peroleh Susu Gratis

Asekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Dra Suyamsih MPd, Rabu (09/08/2017) membagikan kemasan susu cup kepada siswa SD yang diminum secara bersama. (bid jalasutra/koranbernas.id)

281

KORANBERNAS.ID–Sejumlah pelajar sekolah dasar (SD), Rabu (09/08/2017), tampak senang ketika menerima pembagian susu. Minuman bergizi yang rasanya enak dan manis itu semakin bertambah enak karena diperoleh secara gratis.

Ya, acara pembagian susu gratis ini merupakan bagian dari kemeriahan acara Gelar Potensi Unit Pelaksana Teknis Balai Penyuluh Pertanian, Pangan dan Perikanan (UPT-BP4) Wilayah III yang meliputi Seyegan, Tempel dan Mlati.  Acara itu sendiri berlangsung di UPT III Seyegan, diikuti 48 stan perwakilan dari tiga kecamatan tersebut.

Gelar potensi tersebut dibuka oleh Asekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Dra Suyamsih MPd ditandai pelepasan balon dan kampanye minum susu. Suyamsih membagikan kemasan susu cup kepada siswa SD kemudian diminum secara bersama-sama.

Di tempat yang sama diadakan pula lomba melukis bagi anak TK, ditandai penggoresan pensil oleh Suyamsih di atas kertas gambar milik peserta yang lahir pada bulan Agustus. Kebetulan, peserta yang lahir pada bulan Agustus dua anak. Suyamsih pun membuat dua goresan. Tak ketinggalan, diserahkan pula Surat Keputusan (SK) peningkatan kelas kepada 14 kelompok tani di wilayah Seyegan, Tempel dan Mlati.

Suyamsih menyampaikan dengan gelar potensi dan bazar produk pertanian, pangan dan perikanan  diharapkan  mampu memotivasi para petani di Kabupaten Sleman khususnya di wilayah Kecamatan Seyegan, Tempel dan Mlati untuk semakin menggiatkan pembangunan pertanian.

“Gelar potensi pertanian merupakan salah satu strategi untuk mengangkat potensi yang dimiliki sekaligus mengembangkan pemasaran hasil produksi pertanian,” kata dia.

Kesempatan ini harus dimanfaatkan oleh para petani Kecamatan Seyegan, Tempel dan Mlati. Dengan begitu, pembangunan sektor pertanian di kabupaten ini dapat meningkatkan kualitas lingkungan hidup, perekonomian masyarakat dan kesejahteraan petani.

Pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan mutlak diperlukan. Modal pokoknya adalah masyarakat dan keterlibatan generasi muda.

“Dengan adanya kegiatan gelar potensi ini diharapkan potensi-potensi lokal yang kita miliki dapat diangkat. Generasi muda kita tertarik kemudian berperan serta memajukan pertanian demi terwujudnya kemandirian pangan,” tambah Suyamsih.

Sedangkan Kepala UPT-BP4 wilayah III Seyegan, Ipnu Sutapa SP, menyampaikan  tujuan gelar potensi tersebut  untuk memperkenalkan potensi agribisnis di wilayah kerja UPT BP4 wilayah III.

Inilah saatnya menumbuhkan minat generasi muda mencintai dunia pertanian. Rangkaian acara itu diisi sarasehan diikuti 100 peserta dari 25 kelompok wanita tani atau KWT. (sol)