Warga Perlu Biasakan Pilah Sampah

295
Baliho berisi ajakan memilah sampah rumah tangga terpasang di Desa  Kembaran  Kecamatan Kebumen.  (nanang w hartono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Bupati Kebumen HM  Yahya Fuad pasang target Kota Kebumen meraih penghargaan lingkungan hidup, Adipura.

Ini disampaikannya ketika melantik Kepala  Dinas Permukiman  Kawasan dan Lingkungan  Hidup Kebumen,  Edi Rianto, bersama empat pejabat eselon II b hasil seleksi terbuka, belum lama ini. Prinsipnya, Adipura bukan sebatas penghargaan tetapi untuk kesejahteraan warga.

Soal target tersebut, Edi Rianto mengatakan, perlu ada dukungan dan komitmen terutama pengelolaan sampah rumah tangga. Artinya, pengolahan sampah tidak  semata-mata dari Tempat Pembuangan Sementara (TPS) ke Tempat  Pembuangan Akhir (TPA).

Menurut Edi, sebagian jenis  sampah memiliki nilai ekonomi. “Tantangan paling berat adalah mengubah pengelolaan sampah menjadi kebiasaan memilah sampah,” ujarnya kepada koranbernas.id, Rabu (25/10/2017).

Baca Juga :  Belasan Pebalap Wanita Bertarung di Kejurnas Slalom III

Konsep yang  sedang berproses ini dimulai dari hulu atau sumber sampah rumah tangga. Perlu ada lembaga yang mengelola sampah rumah tangga yaitu bank sampah.

“Hasil penjualan sampah di bank sampah bisa digunakan warga untuk membayar iuran BPJS Kesehatan,“ kata Edi Rianto mencontohkan.

Dia bersyukur beberapa sekolah lingkungannya sudah tertata baik.  Sebut saja SMA Negeri 2 Kebumen dan SMKN 2 Kebumen. Dua sekolah Adiwiyata nasional ini merupakan nilai tambah bagi Kota Kebumen untuk meraih Adipura.

Taman-taman di jalan protokol yang juga menjadi penilaian  Adipura, secara bertahap ditata agar lebih asri dan hijau. Tidak ada lagi taman dimanfatkan untuk pedagang kaki  lima. (sol)