Warga Gelar Demo Tuntut Kades Lengser

172
Aksi demo warga Desa Bleberan Kecamatan Playen menuntut kades mundur dari jabatan karena dugaan selingkuh. (st aryono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Aksi demo kembali dilakukan warga Desa Bleberan Kecamatan Playen Gunungkidul. Dalam unjuk rasa yang berlangsung di balai desa setempat, Senin (02/04/2018) siang, warga menuntut Kepala Desa (Kades), Supraptono, lengser dari jabatannya.

Di hadapan perangkat desa serta aparat keamanan yang menjaga ketat jalannya aksi tersebut, warga tetap menuntut Supraptono turun dari jabatan sebagai kepala desa karena diduga tersandung kasus asusila.

Koordinator aksi, Supriyanto, mengatakan demo ini dilakukan karena Kades hingga saat ini belum memenuhi tuntutan warga yang menginginkan pimpinannya tersebut mengundurkan diri. Warga semakin gerah dan dibuat emosi atas bertahannya Supraptono di kursi jabatan.

“Kami kesal karena secara logika jelas Pak Lurah melakukan tindak asusila di rumah seorang janda, tapi tetap tidak mau mengakui kesalahannya,” ujarnya.

ika Kades memang tidak bersalah, seharusnya dia bisa menuntut warga Desa Mulo Kecamatan Wonosari yang sempat main hakim sendiri terhadap Supraptono usai digrebek saat tengah berduaan di dalam rumah bersama seorang wanita.

Baca Juga :  Kumuh, Pedagang Klitikan Minta Direhab

Dia mengaku, warga Bleberan tidak akan tinggal diam sampai Supraptono lengser dari jabatannya. Ia juga mengancam akan membeberkan kesalahan-kesalahan Supraptono lainnya apabila belum ada itikad baik dari jawaban tuntutan warga.

Supriyanto tetap bersikeras menuntut agar kepala desa dengan sukarela lengser. Dia khawatir jika Supraptono tetap bersikeras mempertahankan jabatannya, warga bisa bertindak anarkis.

Aksi demo warga di Balai Desa Bleberan. (st aryono/koranbernas.id)

Sementara itu, Kades Bleberan Supraptono kepada wartawan menyatakan kemungkinan ada permainan politik di balik pelengseran jabatannya. Namun demikian dirinya tidak ingin mengandai-andai.

Tidak menutup kemungkinan, adanya demo berkelanjutan ini karena ada oknum tertentu yang mengejar kepentingan, namun dia tak mau berkomentar banyak tentang suatu hal yang belum pasti.

Baca Juga :  Eks PHL Bisa Bekerja Lagi Asal Lolos Tes

Supraptono sendiri enggan memberikan penjelasan terkait cerita sesungguhnya yang terjadi di rumah janda yang berada di Desa Mulo Kecamatan Wonosari.

Dia hanya menegaskan tidak melakukan perbuatan zina seperti yang disangkakan. “Silakan tanya sama polisi saja cerita yang sebenarnya seperti apa. Saya sudah menjelaskan semuanya saat diperiksa. Yang jelas saya tidak melakukan hal seperti itu,” ucapnya.

Dia mengakui, warga Bleberan sudah diberikan konfirmasi secara langsung oleh Kades terkait alasannya berada di rumah janda. Namun mereka tidak bisa menerima alasan karena apa yang dijelaskan saat itu tak sesuai dengan logika.

Aksi demonstrasi ini merupakan yang ketiga kalinya di Balai Desa Bleberan Kecamatan Playen. Pada aksi ini sejumlah teriakan hujatan serta tuntutan disuarakan warga. Praktis pelayanan Pemerintah Desa Bleberan lumpuh selama berlangsungnya demonstrasi. (sol)