Warga Karangwetan Swadaya Bangun Masjid

243
Proses pembangunan masjid Baitussalam di Dusun Karangwetan  Desa Salamrejo Kecamatan Sentolo terus berjalan. (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Masyarakat Dusun Karangwetan Desa Salamrejo Kecamatan Sentolo Kulonprogo saat ini membangun Masjid Baitussalam.  Prosesnya berjalan terus dan kini memasuki tahap pengecoran kuda-kuda.

Pembangunan masjid baru itu dilakukan dengan pertimbangan masjid lama yang dibangun pada 1992 seluas 8 x 8 meter  sudah tidak memadai lagi dengan kebutuhan warga. Masjid lama dibangun di atas tanah wakaf Suwarti, warga setempat seluas 407 m2.

“Masjid yang kini tengah dalam proses pembangunan saat ini, tanahnya juga wakaf dari ibu Suwarti, seluas 1.137 m2,” kata Drs Mardiya, Sekretaris Panitia Pembangunan Masjid Baitussalam, kepada koranbernas.id, Senin (20/11/2017).

Pembangunannya dibiayai secara swadaya masyarakat dan sesuai rencana anggaran belanja menghabiskan dana Rp 408,243 juta. Untuk mewujudkan masjid tersebut, masih kekurangan dana.

Karenanya, panitia masih berharap ada pihak yang memberi bantuan untuk percepatan penyelesaiannya. Bantuan bisa berupa uang maupun material bangunan seperti keramik, material plafon, besi, pasir,  semen, split atau kelengkapaan instalasi listrik. Masjid ini nantinya diharapkan bisa dilengkapi sound system.

Bantuan dana bisa dikirim  ke rekening panitia. Sedang bantuan material langsung dikirim ke lokasi, dengan lebih dulu menghubungi Drs Mardiya lewat telepon 0877 3804 8525, supaya bisa lebih terkoordinasi.

Keaempatan beramal jariyah lewat membantu pembangunan masjid tersebut terbuka untuk umat muslim bukan hanya terbatas di desa tersebut. Tetapi terbuka bagi siapa saja yang ingin membantu. (sol)