Warga Pajangan Frustasi, Pohon Pisang Ditanam di Jalan

315
Jalan rusak di dekat Pabrik Ameya, Perempatan Beji Desa Sendangsari, Pajangan, ditanami pohon pisang sebagai bentuk protes warga. (istimewa)

KORANBERNAS.ID–Saat ini ruas jalan di wilayah Pajangan banyak yang memerlukan perbaikan karena kondisinya rusak dan berlobang serta bergelombang sehingga membahayakan bagi pengguna jalan.

Sebagai bentuk protes, warga menutup ruas  jalan di sekitar perempatan Beji, dekat Pabrik Ameya. Menutup jalan dilakukan dengan menggunakan potongan bambu, batako, pohon pisang dan pohon lainnya. Warga juga memasang papan bernada protes dengan tulisan “Pajek Telat Sedino Keno Dendo, Dalan Rusak Ora Rumongso”. Pemasangan  terpaksa dilakukan oleh warga karena mereka merasa perjuangan agar jalan tersebut diperbaiki hingga kini belum membuahkan hasil.

“Masyarakat meresa lelah sudah tiga tahun berjuang tidak ada hasilnya. Bukan hanya di perempatan Beji, namun ruas jalan lain di wilayah Pajangan juga perlu perbaikan agar aman dan nyaman dilalui pengendara,” kata anggota DPRD Bantul, H Sapto Saroso SH, Kamis (04/01/2018).

Baca Juga :  Pembangunan Pasar Darurat Disinyalir Proyek Dagelan

Mantan lurah Desa Sendangsari itu menyebutkan sejumlah ruas jalan yang rusak, diantaranya Jalan Butuh-Triwidadi dan ruas Jalan Jambeyan-Triwidadi.

“Jalan-jalan tadi perlu perhatian serius dari Pemkab Bantul melalui dinas atau instansiterkait,”katanya.

Khusus untuk perempatan Beji, pihaknya juga berharap ada kepedulian dan peran dari PT Ameya maupun sebuah gudang sirup di wilayah tersebut. Perusahaan ini layak ikut bertanggungjawab, karena kendaraan yang keluar masuk ke perusahaan tersebut biasanya mengangkut barang bertonase tinggi.

“Saya sendiri sudah beberapa kali menyampaikan kondisi ini baik dalam

Musyawaran Rencana Pembangunan (Musrenbang) ataupun dalam pemadangan umum saat sidang di dewan. Namun hingga kini belum ada hasil seperti yang diharapkan,” katanya.

Baca Juga :  Jamaah Haji Kloter 25 dan 27 SOC Tiba

Sapto mendesak, semua pihak yang berkepentingan mau memperhatikan keluhan warga ini. Dirinya berharap, segera ada solusi bagi perbaikan jalan yang rusak dan dikeluhkan warga.

“Ini karena memang sangat membahayakan pengguna jalan. Terlebih kalau hujan dan malam hari,” terangnya. (SM)