Waspada, 2.418 Orang Positif Pra Kanker

183
Calon peserta sedang mendapat penjelasan dari petugas sebelum dilakukan pemeriksaan deteksi dini kanker servik dan kanker payudara. (endri yarsana/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID–Kejaksaan Negeri Temanggung bekerjasama dengan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) setempat menggelar kegiatan deteksi dini wujudkan wanita Indonesia bebas kanker serviks dan payudara, Rabu (11/10/2017). Kegiatan pemeriksaan berlangsung di aula setempat diikuti 50 ibu rumah tangga dan remaja putri yang ditangani tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung.

Kepala Kejaksaan Negeri Temanggung F Juwariyah ketika ditemui, Rabu (11/10/2017) menjelaskan kegiatan itu merupakan kepedulian keluarga besar Kejaksaan sebagai upaya untuk mewujudkan wanita Indonesia bebas kanker serviks dan payudara khususnya di wilayah Kabupaten Temanggung.

Dengan mengikuti pemeriksaan sejak dini maka  ibu-ibu rumah tangga dan remaja putri bisa mengetahui apakah dirinya berpotensi terkena penyakit kanker servik ataupun kanker payudara. Bila memang positif maka secepatnya bisa ditangani agar bisa disembuhkan supaya sehat seperti sedia kala.

Baca Juga :  60 Anggota Panwascam Dilantik

“Kita ingin perempuan di Kabupaten Temanggung  mengetahui bahayanya kanker serviks dan payudara. Mengetahui gejala dan cirinya sehingga bisa dideteksi lebih dini untuk dilakukan pengobatan supaya sehat kembali,”katanya

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung Suparjo  menjelaskan, sampai saat ini tercatat sudah ada 10.436 ibu-ibu rumah tangga dan remaja putri yang melakukan pemeriksaan kanker leher rahim/ serviks melalui Inspeksi Visual Asetat (IVA)   test.

Dari jumlah tersebut yang positif mengalami pra kanker sebanyak 2.418 orang tersebar di 20 Kecamatan. Namun karena keterbatasan peralatan dan tenaga medis dari 2.418 orang yang bisa ditangani dengan pengobatankreo terapi baru 451 orang.

Dia berharap kepada ibu-ibu rumah tangga dan remaja putri yang positif pra kanker servik supaya rajin memeriksakan diri di puskesmas terdekat agar mendapat layanan kreo terapi secara gratis. Sebab jika sudah menjadi kanker sulit diobati bahkan bisa menyebabkan penderita meninggal dunia.

Baca Juga :  Padat Karya Tunai Dongkrak Ekonomi Rakyat

“Kanker servik dan kanker payudara menjadi pembunuh nomor satu. Oleh karena itu harus diwaspadai. Jika ada gejala maka secepatnya periksa diri untuk mendapatkan layanan pengobatan di rumah sakit atau di Puskesmas supaya sembuh,”pintanya. (SM)