Waspada, Medsos untuk Jualan Obat Terlarang

180
Kasat Narkoba Polres Bantul AKP Andhyka Donny SH SIK didampingi Kasubag Humas AKP Sulistiyaningsih memberikan keterangan terkait ungkap Narkoba di Mapolres Bantul, Rabu (28/03/2018). (sari wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Orang tua dan semua pihak harus waspada terhadap peredaran obat-obatan terlarang. Ini karena media sosial (medsos) digunakan oleh pelaku kejahatan untuk mencari sasaran.

Seperti yang dilakukan  RS (26) warga Tempel Sleman. Sejak tiga bulan RS menjalankan aksinya menjual obat terlarang. Dari laporan masyarakat, pelaku akhirnya ditangkap.

“Yang bersangkutan kami tangkap di wilayah Sleman pada Sabtu (24/03/2018) di kosnya wilayah Jatirejo, Sendangadi Mlati Sleman,” kata AKP Andhyka Donny Hendrawan SIK, Kasat Narkoba Polres Bantul, didampingi Kasubag Humas AKP Sulistiyaningsih dalam konferensi pers di Mapolres Bantul, Rabu (28/03/208).

Di sana terungkap pelaku menawarkan barang haram itu secara orang per orang. Dia juga menggunakan media sosial untuk menjaring konsumen. Setelah itu, pesanan dikirim melalui jasa pengiriman atau kurir.

Ke depan pihak kepolisian akan menjalin koordinasi dengan perusahaan jasa pengiriman. Sekiranya ada paket mencurigakan agar segera melapor ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Menurut Kasat Narkoba, dalam penangkapan di wilayah Sleman pihaknya berhasil mengamankan barang bukti (BB) satu unit mobil Daihatsu Xenia Nopol AB 1505 EY, ponsel, 4.190 pil sapi atau Trihekphendyil 2 mg 200 pil Riklona 2 Clonazepam 2mg serta  uang Rp 30.000.

Tersangka kepada petugas mengaku sasaran dari penjualan obat tersebut kalangan menengah ke bawah, kuli bangunan, sopir maupun pelajar usia SMP ke atas. Tersangka mengaku menjual pil terlarang karena terdesak kebutuhan hidup.

“Satu botol saya beli Rp 1,5 juta, saya jual lagi kadang bisa laku hingga Rp 2,5 juta bahkan Rp 3 juta,” kata tersangka.

Satu pil riklona, tersangka menjual dengan harga 30 ribu, sedangkan pil sapi berisi 10 butir dijual Rp 35.000. Akibat perbuatannya kini tersangka ditahan di Mapolres Bantul. (sol)