Watu Angkrik, Magnet Baru Wisata Alam Temanggung

278

KORANBERNAs.ID– Wisata alam Watu Angkrik yang lokasinya tidak jauh dari lokasi wisata alam Watu Layah yang terletak di Desa Tlogopucang, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, makin ngetren di kalangan pecinta wisata alam.

Eksotisme kawasan wisata baru ini, disebut-sebut tak kalah dengan wisata-wisata alam lainnya yang ada di daerah tembakau tersebut.

Wisata Alam Watu Angkrik konsepnya sama dengan Watu Layah yaitu menjual trend wisata alam. Namun di Watu Angkrik memiliki gardu pandang, sehingga para wisata bisa menikmati keeksotisan alam ibu pertiwi.

Wakil Ketua Pengelola Wisata Alam Watu Angkrik, Rocham Machis, ketika ditemui, Rabu (10/01/2018) mengatakan, dalam wisata alam ini asli dari usaha dan lahan berasal dari warga sekitar, baik dari membangun fasilitas seperti gazebo, akses jalan masuk, parkir, dan lokasi top selfie.

Baca Juga :  Ibadah Haji Banyak Godaannya

Diungkapkan, wisata alam Watu Angkrik ini berdiri sejak September 2016. Keberadaan obyek wisata Watu Angkrik tersebut dibangun oleh para pemuda Dusun Tlogopucang Utara dan dikelola oleh swadaya masyarakat sekitar.

Pengunjung objek wisata Watu Angkrik tidak dikenakan tiket masuk, namun hanya disediakan kotak sebagai sumbangan seikhlasnya supaya dana yang terkumpul dapat digunakan untuk menjaga fasilitas yang telah ada dan melindungi kebersihan serta keindahan dari obyek wisata tersebut.

“Pada hari-hari biasa, jumlah pengunjung hanya puluhan orang, namun pada hari libur Natal dan Tahun baru kemarin pengunjung mencapai tujuh ratusan orang tiap harinya. Dan untuk menjaga kebersihan lokasi wisata tersebut, pihak pengelola selalu membersihannya setiap sore,”ujarnya.

Baca Juga :  Kasus OTT Tak Pengaruhi Penetapan Kepala Daerah Terpilih

Ia mengharapkan, ke depan obyek wisata alam Watu Angkrik ini dapat tetap lestari dan dapat menjadi sumber pendapatan warga sekitar Tlogopucang, dan untuk memperbaiki perekonomian warga sekitar.(SM)