Bupati Sleman, Sri Purnomo menghadiri Gelar Budaya Wayang Kulit Badilum MA-RI di Sleman, Sabtu (23/09/2017). (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung Republik Indonesia (Badilum MA-RI) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menyelenggarakan pagelaran wayang kulit dan bakti sosial dan gelar budaya di Gedung Serbaguna, Denggung, Tridadi, Sleman, Sabtu (23/09/2017) malam. Kegiatan itu sebagai upaya mendekatkan mlebih mendekatkan Badilum pada masyarakat agar dapat menerima saran masukan maupun kritikan.

Wakil ketua panitia yang sekaligus merupakan Ketua Pengadilan Negeri Sleman, Lucas Prakoso menyampaikan bahwa bakti sosial yang dilakukan dengan memberikan uang santunan dan bingkisan pada 75 anak dari panti asuhan Al Barokah dan Al Kautsar, Jaban, Tridadi Sleman, dan anak dari pegawai honorer Pengadilan Negeri Sleman.

“Puncak acara dengan menggelar acara pementasan wayang kulit dengan dalang Agus Jumardo SH MH yang juga merupakan Hakim Tinggi Pengadilan Jambi,” ujarnya.

Baca Juga :  Seleksi Kaur Keuangan Terpaksa Diulang

Dirjen Badan Peradilan Umum, Heri Swantoro mengungkapkan, Badilum MA-RI bersama Pemkab Sleman juga sebelumnya telah melakukan bakti sosial sunatan massal yang diikuti 34 peserta di Puskesmas Nyaen, Pandowoharjo.

Sementara Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan bakti sosial dan gelar budaya wayang kulit. Kegiatan itu diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat.
“Melalui pementasan wayang kulit yang merupakan warisan budaya luhur juga diharapkan agar pesan positif yang disampaikan dalam alur cerita dapat diambil dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya. (yve)