Wayang Sawah dan Karya remaja Disabilitas Ramaikan Giripeni Expo

142
Wabup Suteja meninjau stan bank sampah di Giripeni Expo. (Sri Widodo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID—Potensi produksi UKM desa akan berkembang bila memiliki kualitas yang baik dan ada promosi yang tak kenal lelah. Guna membantu pemasaran produk warga,  Desa Giripeni Sabtu dan Minggu kemarin menggelar “Giripeni Expo” yang dibuka Wakil Bupati Kulonprogo Suteja.

Pembukaan dilakulan dengan nuansa budaya petani Jawa berupa “wiwitan”. Adalah kebetulan Giripeni Expo mengambil tempat di sisi desa di pinggir persawahan.

Wakil Bupati Kulonprogo Suteja memberikan apresiasi atas inisiatif desa menggelar acara ini. Dengan adanya expo maka masyarakat luas mengetahui di Giripeni banyak produk yang baik kualitasnya.

Di samping itu, perajin juga akan lebih bersemangat berproduksi dan senantiasa menjaga kualitas produknya.

Baca Juga :  Ridho Nur Ramadhan, Si Pemalu yang Jago Menyanyi

“Saya kira kualitas produk warga Giripeni cukup bagus sehingga layak dijual secara luas. Kualitas produk serta kemasan yang baik harus terus diperhatikan,”ujar Wabup Suteja berpesan.

Kades Giripeni Priyanti menjelaskan Giripeni Expo bertujuan meningkatkan usaha UKM Giripeni, agar ke depan menjadi usaha yang makin maju.

Expo menampilkan berbagai produk terutama berbagai jenis makanan. Mulai produksi tempe tahu, makanan camilan dari ketela hingga berbagai kue termasuk jenis egg roll. Di samping itu produk karya seni seniman setempat juga ikut ditampilkan.

“Kita juga tampilkan produk batik ciprat karya remaja disabilitas disini. Bagus kok batiknya. Totak semua 67 stand,”ujar Priyanti.

Selama dua hari tersebut juga digelar hiburan kesenian setempat. Mulai dari group band solawatan, jatilan hingga pentas “wayang sawah”.

Baca Juga :  Gubernur Resmikan SPAM Manfaatkan Kali Progo untuk Suplai Air Bersih

Mengenai hasil panen padi, meskipun airan irigasi Kalibawang yang mengalir ke sawah Giripeni terganggu namun hasil panen tidak mengecewakan.(SM)