Website Instansi Terkesan Kurang Update

218
Sejumlah ASN mengikuti pelatihan jurnalistik yang digelar oleh Dinas Kominfo Kulonprogo. (sri widodo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kulonprogo menggelar Pelatihan Jurnalistik. Kegiatan itu berlangsung dua hari, Senin dan Selasa (07-08/05/2018), di ruang Laboratorium Komputer Dinas Kominfo.

Kepala Dinas Kominfo, Rudiyatno, mengatakan pelatihan ini diikuti para pengelola website di masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Pelatihan ini digelar karena banyak website atau situs instansi terkesan kurang update informasi, serta merupakan hasil kesepakatan rapat koordinasi pelayanan informasi dan aduan di Ruang Rapat Binangun IV Lt 2, Kamis 12 April lalu,” kata Rudi.

Tujuan dari pelatihan ini supaya pengelola website SKPD bisa menulis berita sehingga selalu aktif dengan adanya berita yang diunggah. Acara yang dibuka Sekretaris Dinas Kominfo Heri Darmawan tersebut disambut baik oleh peserta pelatihan.

“Heri Darmawan berharap peserta memanfaatkan pelatihan dengan baik sehingga selesai dari pelatihan setiap perwakilan SKPD dapat mengoptimalkan website yang sudah ada. Website sangat penting untuk menunjang keterbukaan informasi publik,” kata Heri.

Peserta pelatihan memperoleh wawasan dan keterampilan tentang gaya penulisan online (online writing style), teknik menulis berita dan bahasa jurnalistik. Pematerinya dari Dinas Kominfo dan Paguyuban Wartawan Kulonprogo (PWK).

Kepala Seksi Informasi Komunikasi Publik Heri Widada memaparkan, menulis berita itu mudah ketika sudah terbiasa menulis, misalnya menulis laporan SPJ atau menulis notulen rapat.

“Yang harus diperhatikan adalah 5W+1H, ini tidak boleh ketinggalan karena sudah baku untuk hard news atau soft news. Berita yang ditulis harus aktual serta nyata,” paparnya.

Anom Sudarinto, perwakilan Dinas Pariwisata menyampaikan Pelatihan Jurnalistik yang diadakan Dinas Kominfo sangat menarik dan bagus.

“Di lain kesempatan perlu praktik langsung membuat berita dan foto jurnalistik. Pelatihan ini sangat efektif untuk membekali peserta kemudian diaplikasikan di masing-masing SKPD sehingga menjadikan website lebih menarik,” kata Anom. (sol)