Who Am I, Pertanyaan Penting bagi Calon Pemimpin

142
Komisaris Utama Mandiri Life, Sentot Sentausa memberikan sharing pengalaman kepada puluhan siswa SMART Ekselensia Indonesia. (istimewa)

Sentot A KORANBERNAS.ID—Komisaris Utama Mandiri Life, Sentot A. Sentausa mengemukakan, seorang calon pemimpin harus terlebih dulu mampu mengenali dirinya sendiri. Dengan mengenali diri sendiri, maka seseorang akan memahami kekurangan dan kelebihannya, sehingga mampu menoptimalkan potensi diri.

Hal ini disampaikan Sentot saat memberikan materi dan sharing kepemimpinan di depan puluhan siswa SMART Ekselensia Indonesia akhir November 2017. Kegiatan ini diinisiasi oleh Dompet Dhuafa.

“Pemuda merupakan tonggak utama kemajuan suatu bangsa. Konon di tangan pemudalah nasib bangsa ini ditentukan. Hanya saja pemuda zaman ini  dihadapkan dengan beragam tantangan untuk menggapai mimpi dan asa,” katanya.

Demi menjawab tantangan tersebut Dompet Dhuafa Pendidikan kembali menggelar Kelas Inspirasi. Menggadang tema “Kepemimpinan untuk Masa Depan” Kelas Inspirasi ini membius 60 siswa SMART Ekselensia Indonesia yang hadir.

Baca Juga :  Sultan: Waspadai Politik Adu Domba Antarumat Beragama

Dalam sessi ini, Sentot A. Sentausa datang membagikan pengalaman terbaiknya dalam membangun kesuksesan dalam berkarir di dunia perbankan nasional.

Direktur Dompet Dhuafa Pendidikan, Syafii’e El Bantanie, memberikan sambutan pengantar sebagai pemanasan semangat sebelum sesi sharing inspirasi.

Syafii’e memberikan semangat kepada siswa agar terus bersemangat dalam menyerap berbagai insipirasi dari banyak sumber di SMART Ekselensia Indonesia.

Sentot menuturkan jika ingin sukses para siswa harus mengasah daya kepemimpinan dengan cara mengenali diri sendiri. Karena dari situlah mereka dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan dirinya.

Hal tersebut disampaikan dengan sebuah kalimat kunci utama “Who Am I?”. Sontak, para siswa tersadarkan untuk mengetahui lebih dalam “Siapa” dirinya untuk memaksimalkan potensi meraih kesuksesan.

Baca Juga :  Menteri Desa Ingin Setiap Desa Bangun Embung

“Allah telah memberikan kita banyak kesempurnaan. Jika kita tak memanfaatkannya dengan baik maka kita tidak bersyukur. Untuk itulah penting sekali untuk tidak menyerah pada mimpi,“ tutup Sentot dalam pemberian inspirasi nyata pemimpin muda masa depan.(*/SM)