Yazid Pastikan Pengadaan Barang dan Jasa Tanpa Intervensi

230
Wakil Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, Selasa (20/02/2018) memberi keterangan seputar jalannya pemerintahan paska ditahannya Bupati Kebumen HM Yahya Fuad. (Nanang W Hartono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID—Wakil Bupati Kebumen H  Yazid Mahfudz berkomitmen di sisa masa 3  tahun memimpin Kabupaten Kebumen  tidak ada pihak manapun  yang bisa melakukan intervensi untuk menentukan pemenang lelang pengadaan barang dan jasa, termasuk dirinya.

Kedudukanya sebagai yang melaksanakan tugas bupati, karena  Bupati HM Yahya Fuad  berhalangan setelah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atau sebagai Bupati Kebumen kelak.

“Saya sudah minta kepada ULP, agar segera  menyelenggarakan lelang,”kata Wakil Bupati Kebumen Yazid  Mahfudz menjawab koranbernas.id, di rumah dinasnya, Selasa (20/02/2018). Yazid didampingi Hari itu, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah, Inspektur pada Inspektorat Kabupaten Kebumen Machmud Fauzi, Asisten I Sekda Sabar Iriyanto, Kabag Humas Sukamto, serta Kabag Hukum Amin  Nurrasyid.

Unit Layanan  Pengadaan Barang dan jasa (ULP) di Bagian  Administrasi  Pembangunan, menurut Yazid diberi tugas dan wewenang untuk melakukan lelang pengadaan barang dan jasa. Karena itu,  unit ini dipersilahkan untuk menjalankan   tugas dan  wewenangnya,  sesuai dengan peraturan perundangan.

“Saya tidak  akan melakukan intervensi,  pihak  lain juga tidak boleh intervensi,” kata Yazid.

Menyinggung  pengadaan barang dan jasa  tahun anggaran 2016, yang menjadi akar  korupsi di Pemkab Kebumen dan diduga melibatkan  Yahya Fuad, Yazid mengaku tidak  mengetahui pengadaan  barang dan jasa tahun itu.

Jika memang ada pelanggaran sebagai bahan evaluasi dan perbaikan untuk jalannya pemerintahan 3 tahun mendatang.

Machmud Fauzi memastikan, jalannya   pemerintahan  di Kebumen secara administrasi tidak terganggu dengan  penahanan Yahya Fuad. Wakil Bupati  Kebumen yang menurut peraturan perundangan  melaksanakan  tugas bupati yang berhalangan,  siap untuk menjalankan  tugas itu.

Hambatan psikologis pasca penahanan Yahya Fuad, tentu ada. Namun diharapkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan   Pemkab  Kebumen, tetap menjalankan tugasnya dengan baik.

Untuk itu, pihaknya sudah mengumpulkan  seluruh pimpinan Organisasi  Perangkat  Daerah (OPD) dan memberikan penjelasan  jalannya pemerintahan mendatang.(SM)