Yogyakarta Siap Sambut Wisatawan

145
Kompol Asep Suherman (kanan) dan Aris Riyanta (tengah) menjadi narasumber diskusi Forum Wartawan DPRD DIY, Rabu (20/12/2017).

KORANBERNAS.ID – Sebagai Kota Pariwisata berkelas dunia, Yogyakarta siap menyambut kunjungan wisatawan pada libur akhir tahun serta tahun baru 2018.

Jajaran Dinas Pariwisata DIY pun sudah mempersiapkan segalanya. Demikian pula Polda DIY menyiapkan sejumlah personelnya untuk mengamankan destinasi-destinasi wisata di daerah ini.

“Kami juga sudah menyiapkan event-event. Posko Informasi Pariwisata buka di empat titik yaitu Bandara Adisutjipto, Stasiun Tugu, Kantor Dinas Pariwisata DIY dan di Tourist Information Center (TIC) Jalan Malioboro,” ungkap Aris Riyanta, Kepala Dinas Pariwisata DIY.

Berbicara di depan Forum Diskusi Wartawan DPRD DIY Rabu (20/12/2017) di DPRD DIY bersama Kompol Asep Suherman selaku Kabid Binmas Polda, lebih lanjut Aris menyampaikan pihaknya juga menyiapkan call center di nomor 566000. Wisatawan sewaktu-waktu bisa menghubungi nomor tersebut.

Khusus libur akhir tahun ini, setidaknya ada tiga destinasi wisata yang memperoleh perhatian lebih. Ini karena aksesnya terbatas. Faktor geometeris jalan tidak memungkinkan bus-bus pariwisata berukuran besar masuk.

Baca Juga :  Tinggal Klik, Pembayaran Tagihan Pun Beres

Ketiganya adalah Tebing Breksi Sleman, Kalibiru Kulonprogo dan Mangunan Bantul. “Bus-bus besar kami imbau jangan masuk,” kata dia.

Kenapa wisatawan tertarik datang ke Yogyakarta, menurut Aris Riyanta, karena banyak faktor. Selain biayanya relatif murah, yang pasti ada banyak destinasi wisata favorit. Apalagi tahun 2017, Tebing Breksi memperoleh penghargaan nasional sebagai destinasi wisata paling populer di Indonesia.

Dari data Dispar DIY berdasarkan aktivitas dan pergerakan wisatawan, obyek wisata paling favorit di DIY ternyata Pantai Parangtritis disusul kemudian, Candi Prambanan, Pantai Baron, Gembira Loka Zoo, Taman Pintar, Kaliurang,  Keraton Yogyakarta dan Tamansari.

Ditanya kenapa Pagelaran Keraton Yogyakarta di urutan akhir, menurut Aris Riyanta, bisa jadi karena wisatawan maunya ingin praktis begitu turun dari kendaraan langsung masuk obyek wisata. Selain itu, bisa pula karena biro wisata tidak mamasukkannya dalam daftar kunjungan karena menyita waktu.

Baca Juga :  Jadikan Standardisasi Gerakan Nasional

Dia menegaskan, satu yang tidak bisa dilepaskan dari majunya sektor pariwisata DIY adalah adanya jaminan keamanan dan kenyamanan di provinsi ini. Bagi Polda DIY, menurut Kompol Asep Suherman, inilah tugas yang harus diemban.

Untuk itu, guna memberikan keamanan dan kenyamanan wisatawan Polda DIY menerjunkan 1.700 personel. Ditambah dukungan dari instansi terkait total personel sejumlah 3.467 orang, yang mengkover 566 obyek wisata, termasuk obyek wisata pantai bersama dengan personel SAR dan Tagana.

Khusus untuk malam pergantian tahun di Malioboro, lanjut dia, akan dilakukan buka tutup arus lalu lintas pada pukul 17:00. Setelah itu, pada pukul 19:00 ditutup total untuk semua kendaraan bermotor.

Keduanya sepakat, masyarakat maupun para pelaku wisata di DIY jangan menggunakan aji mumpung. Berilah pelayanan yang nyaman bagi wisatawan serta berlaku jujur. Jika aji mumpung diterapkan maka rusaklah citra pariwisata DIY. (sol)