Yogyakarta Tuan Rumah O2SN 2018

172
Mendikbud Muhajir Effendy membuka O2SN Tahun 2018 di Sportorium UMY, Senin (17/09/2018). (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – Yogyakarta dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tahun 2018.

Event yang berlangsung 16-22 September itu dibuka Senin (17/09/2018) di Sportorium UMY oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhajir Effendy.

“Kita menginginkan O2SN menjadi ajang pencarian bibit potensial bidang olahraga hingga membawa nama besar bangsa. O2SN mampu melahirkan atlet di Asian Games dan meraih mendali emas,” ujarnya.

Menurut dia, O2SN kali ini cukup istimewa karena digelar saat Indonesia dipercaya sebagai penyelenggara tuan rumah Asian Games 2018. Pembukaan O2SN 2018 ditandai dengan pelepasan anak panah jemparingan.

Di hadapan ribuan atlet dari berbagai daerah di Indonesia dari jenjang SD hingga SMA dan SLB, ofisial serta para Kepala Dinas Pendidikan tingkat provinsi se-Indonesia serta Wakil Gubernur DIY Paku Alam X, menteri menyampaikan pentingnya bersikap sportif dan jujur.

“Kemendikbud menyiapkan penghargaan bagi atlet yang beprestasi,” kata dia. Adapun wujudnya selain medali, juga beasiswa prestasi untuk juara 1, 2 dan juara 3.

Baca Juga :  Perempuan Harus Mampu Berperan Atasi Bencana

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud yang juga Ketua Pelaksana O2SN 2018, Hamid Muhammad,  mengatakan bertema Aktualisasi Potensi, Bakat dan Prestasi Siswa, acara rutin tahunan ini sudah memasuki tahun ke-11 sejak digelar pertama kali pada 2008.

Tahun lalu acara itu berlangsung di Medan. Provinsi Jawa Timur meraih juara umum.  Tahun ini, dari sembilan cabang olahraga yang dipertandingkan, diperebutnya sejumlah 338 medali.

“Ajang tahunan ini untuk membina bakat dan minat di bidang olahraga serta membentuk karakter siswa sportif dan jujur,” kata dia.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur DIY Paku Alam X mengatakan O2SN selain sebagai ajang prestasi melalui kompetisi yang sehat, jujur dan fair play,  juga untuk menjalin persahabatan sebagai bagian dari pendidikan karakter siswa.

Baca Juga :  Keluarga Harus Punya Ketahanan Dalam Pengasuhan Anak

Ke depan, apabila atlet pelajar itu menjadi pemimpin maka tetap menajamkan kepekaan hati nuraninya. “Medali emas tidak bisa diraih secara instan tetapi butuh latihan,” kata dia.

Kemeriahan acara pembukaan O2SN Tahun 2018 di Sportorium UMY. (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

Beasiswa guru

Pada bagian lain, saat ditanya wartawan usai acara pembukaan Mendikbud Muhajir Effendy mengatakan, pemerintah memberikan tunjangan khusus kepada para guru yang terdampak gempa di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB).

Tujuannya agar para guru tetap mengajar murid di sekolah-sekolah darurat yang dibangun pemerintah. Ini juga  sebagai bentuk dukungan program Tiada Hari Tanpa Sekolah yang dicanangkan Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi. Kemendikbud memberikan bantuan peralatan sekolah sebanyak 21 truk.

Untuk para guru berstatus pegawai negeri memperoleh tunjangan khusus Rp1,5 juta. Sedangkan guru swasta Rp 2 juta, selama enam bulan penuh. Pada tahap pertama, tercatat ada 5.298 guru yang mendapatkan tunjangan. (sol)